Berita  

Kisah Inspiratif si Ratu Sampah, Antarkan Wartawan Haluan ke Panggung Podium

ijum
Kiki Nofrijum menerima hadiah dari gubernur Sumbar.

Solok Selatan, Kurenah.com – Kisah perempuan inspiratif dari Sijunjung, Wilda Yanti si Ratu Sampah, wanita yang Aktif menyuarakan isu lingkungan, mengantarkan Kiki Nofrijum ke panggung podium.

Dengan rasa bangga dan penuh syukur, wartawan Haluan di Solok Selatan yang biasa dipanggil Ijum itu berhasil menyabet juara tiga, lomba esai tokoh perempuan Minangkabau di mata anak bangsa.

Ijum terima penghargaan itu, usai pelaksanaan upacara Hari Bela Negara (HBN) yang ke-74 oleh Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat, di GOR Haji Agus Salim, Padang, Senin (19/12/2022).

“Terima kasih saya haturkan kepada Harian Haluan dan Kabupaten Solok Selatan yang telah memberikan ruang bagi saya untuk bisa mengembangkan diri dan karir dalam kepenulisan ini. Prestasi ini bagi saya tentu sebagai bukti, dapat belajar dan bisa berkembang pada ilmu jurnalistik,” katanya, Senin (19/12/2022).

Baca Juga  Pengemudi Maxim di Padang Alami Kecelakaan, YPSSI Serahkan Biaya Pengobatan

Ijum melanjutkan, keikutsertaannya dalam perlombaan esai tersebut berawal dari ketertarikan tema dan sekaligus momentum baginya untuk mengasah tulisannya. Dari kesempatan itu, Ijum pun ambil peran untuk mengikuti perlombaan esai tersebut.

Dari 342 total tulisan yang masuk, akhirnya Ijum dari kategori jurnalis berhasil masuk nominasi 10 besar. Dari 10 besar itu, hanya akan diambil 5 terbaik dengan seleksi akhir dilakukan dengan presentasi karya tulisan masing-masing.

Untuk sampai ke tahap 10 besar saja, Ijum sudah sangat bersyukur. Artinya bisa berkembang secara perlahan. Karena masuk 10 besar itu, pun mempersiapkan presentasi dengan tenggat waktu yang ada.

Dia berdiskusi dengan penulis dan wartawan senior di Haluan dan di Solok Selatan tentang apa yang harus disampaikan nantinya pada sesi pemaparan nanti. Diskusi itu sangat membantu sekali hingga akhirnya ia diantarkan sampai 5 besar.

Baca Juga  Kecelakaan Beruntun di Silaing Bawah, Puluhan Penumpang Bus Luka-luka

“Saya bersyukur sekali dengan pencapaian ini karena sebenarnya saya bisa bertemu dan belajar dengan penulis senior dan berpengalaman seperti Ka’bati, Alfiandana Susilo Aji, Sri Darmi, dan yang lainnya, “ujar Ijum. (alwis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *