Jembatan Gantung Kampung Akad, Lengayang Terancam Putus

Jembatan Gantung Kampung Akad
Jembatan Gantung Kampung Akad. | Foto rakyatterkini.com

Painan, Kurenah.com – Ribuan masyarakat Kampung Akad dan Pasia Laweh, Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Pesisir Selatan, terancam terisolasi.

Sebab, jembatan gantung yang dibangun semasa pemerintahan Gamawan Fauzi, sebagai Gubernur Sumatera Barat, yakni sekitar tahun 2007 yang lalu.

Pada saat itu, hanya dua unit jembatan gantung yang kontruksinya sama di Indonesia seperti yang ada sekarang di Nagari Kambang Timur Kampung Akad, Kecamatan Lengayang, dan satu lagi di salah satu desa di Surabaya, Jawa Timur.

Biaya pembangunan jembatan ini sangat besar dan miliar rupiah, ujar tokoh masyarakat Lengayang, Anwar, seperti dikutip dari Rakyatterkini.com.

Baca Juga  Turnamen Bola Voli Bupati Cup 1 U 20 dan 23 Resmi Dimulai

Anwar mengatakan, sejak 2 tahun terakhir ini, jembatan itu sering dilanda banjir dan keadaan saat ini tali wing sebagai tampang menahan beban jembatan sudah putus sebelah dan sudah berada dalam sungai Batang Lengayang.

Pondasi jembatan sebelumnya berada di pinggir sungai dan sekarang sudah di tengah sungai Batang Lengayang yang sudah retak.

Kejadian ini sudah berulang kali dilaporkan oleh masyarakat melalui kepala kampung, wali nagari dan camat Lengayang, namun tidak mendapat respon yang serius.

Masyarakat berharap kepada pemangku jabatan yang berwenang menangani kasus ini bisa segera mengambil langkah-langkah sebelum terjadinya jembatan tersebut putus akibat banjir. (ron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *