Kunjungi Lokasi Banjir Bandang, Bupati Pessel Berjanji akan Mengaspal Jalan Penghubung Kampung Tanjung dengan Empat Nagari

Kunjungi Lokasi Banjir Bandang, Bupati Pessel Berjanji akan Mengaspal Jalan Penghubung Kampung Tanjung
Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, tinjau lokasi banjir bandang.

Painan, Kurenah.com – Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar mengunjungi lokasi banjir bandang, di Kampung Tanjung Kanagarian Duku Utara, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Rabu (30/8/2023).

Di sana bupati menyerahkan bantuan paket sembako dan kebutuhan lain kepada 45 kepala keluarga yang terkena dampak korban banjir.

Maulana Bagindo Kayo, tokoh pemuda Kampung Tanjung Duku Utara menyambut kedatangan Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar, dan mengajak bupati beserta rombongan melihat masyarakat yang terkena dampak banjir bandang, serta rumah dan umum yang terkena dampak banjir.

Dampak banjir bandang tersebut juga menghabiskan tanaman dan rumah juga jalan akses masyarakat juga rusak parah.

“Saya mewakili masyarakat meminta bantuan melalui bapak bupati agar fasilitas yang ada di kampung ini yang terkena banjir bandang bisa direhap dan renovasi, agar akses masyarakat bisa lancar karena ada empat nagari yang bisa dilewati di jalan ini,” ujar Bagindo Kayo.

Baca Juga  Galodo Tanah Datar, 2.931 Jiwa Masih Mengungsi, 32 Orang Meninggal

Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar Atas nama pemerintah saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam, semoga dengan musibah ini semua bisa mengambil hikmahnya.

Bupati berjanji di hadapan masyarakat Kampung Tanjung Duku Utara Kec. Koto XI Tarusan akan mengaspal jalan penghubung Kampung Tanjung dengan empat nagari tetangga yakni Barung-Barung Balantai Selatan, Barung-barung Balantai Tengah dan Barung-Barung Balantai Timur untuk tahap awal 3 KM.

Dikatakan bupati, akses ke Kampung Tanjung saat ini agak susah dilewati, apabila bisa lewat mobil penghampar aspal (finisher) akan diaspal.

Apabila mobil (finisher) tidak bisa dilewati, mohon maaf dengan terpaksa tidak bisa diaspal. “Bukan salah ambo, memang keadaanlah yang membuat hal tersebut, jadi terpaksa dengan coran demix saja, “ungkap bupati.

Baca Juga  Ratusan Hektare Lahan Pertanian Rusak, Masyarakat Pauh Duo Gagal Panen

Bukan jalan aja, bupati juga akan memasang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Dan menormalkan air sungai Kampung Tanjung. Ini akan direalisasikaan secepatnya, katanya. (baron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *