Khitanan Massal Pramuka Peduli, 105 Anak Disunat Gratis

Khitanan Massal Pramuka Peduli, 105 Anak Disunat Gratis
Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, saksikan sunatan massal.

Solok, Kurenah.com – Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, yang juga Ketua Kwarcab Pramuka, membuka khitanan massal pramuka peduli di Makodim 0309, Selasa 20 Juni 2023.

Ramadhani mengapresiasi pramuka peduli dan menyatakan khitanan merupakan bagian dari syariat Islam yang wajib dilakukan oleh kaum laki-laki yang memasuki usia remaja.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Letkol Inf Aji Satrio, Dandim 0309 Solok, beserta jajaran yang telah menjalin kerjasama dengan Kwarcab. Ini dikarenakan memiliki cita-cita yang sama, jiwa kepedulian yang sama, dan bakti sosial seperti khitanan massal bagi masyarakat kita.

Kepada orangtua, sunatan dilakukan tanpa biaya dan akan dilakukan oleh tenaga medis yang ahli dalam bidangnya. Setelah sunatan, para orang tua diwajibkan mengikuti aturan pasca sunatan, seperti minum obat sesuai aturan dan mengurangi kegiatan fisik. Harapannya agar anak-anak tersebut dapat kembali beraktifitas seperti biasa dengan cepat.

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi Minta OPD Segera Distribusikan Bantuan pada Korban Banjir

Acara Khitanan Massal kali ini melibatkan lebih dari 105 anak di Kota Solok dan Kabupaten Solok. Tujuan dari sunatan ini adalah untuk mewujudkan kegiatan tahunan Pramuka Peduli dalam mendekatkan diri dengan masyarakat dan membantu masyarakat yang kurang mampu, seperti yang disampaikan oleh Wakil Wali Kota Solok.

Letkol Inf. Aji Satrio, Dandim 0309, berharap agar kerjasama dengan masyarakat Solok Raya dapat terus ditingkatkan di masa depan. Ia juga berterima kasih kepada para orang tua yang membawa anak-anak mereka untuk disunat.

Diharapkan bahwa melalui khitanan massal sebagai bentuk bakti sosial, akan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat, baik dari segi agama maupun kesehatan.

Baca Juga  Pergantian Tahun, Sumbar Aman dan Kondusif

Letkol Inf. Aji Satrio berharap agar kegiatan semacam ini dapat ditingkatkan di masa depan karena antusiasme masyarakat cukup tinggi. Ia juga mengimbau kepada para dokter agar melaksanakan proses sunatan dengan cepat namun tetap aman. (dd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *