Potret 19 Tahun Solsel, Kesejahteraan Meningkat, Kemiskinan Menurun

HUT ke-19 Solok Selatan
Bupati Solok Selatan, Khairunas, Wabup, Yulian Efi, ketua DPRD, Zigo Rolanda, besama kepala OPD.

Padang Aro, Kurenah.com – Kabupaten Solok Selatan genap sudah berusia 19 tahun pada 7 Januari 2023 ini. Berbagai perjuangan dilakukan sejak hampir dua dekade silam untuk membawa daerah ini menjadi maju dan masyarakatnya sejahtera.

Bupati Solok Selatan, Khairunas mengatakan momen peringatan hari ulang tahun ini ada baiknya digunakan sebagai momentum untuk memupuk kembali motivasi dan dijadikan sebagai inspirasi perjuangan untuk terus berupaya memajukan daerah yang kita cintai ini.

Bupati juga menyampaikan agar seluruh masyarakat mengingat dan tak henti mengucapkan terima kasih atas perjuangan dan tetesan keringat dari para rokoh pemekaran dan para pemimpin daerah pendahulunya.

Dengan mengangkat tema Ayo kita melompat, menuju Solok Selatan yang Maju dan Sejahtera”, peringatan di tahun ini ada baiknya dijadikan sebagai insipirasi berbagai pihak untuk bersama-sama mengukir dan berperan sesuai dengan perannya dalam mendorong kemajuan Kabupaten Solok Selatan.

Baca Juga  Muhammad Yusuf Putra : 'Kita Komit Tegakkan Supremasi Hukum'

Bupati mengungkapkan, berbagai upaya telah dilakukan untuk membawa Solok Selatan terus sejajar dengan kabupaten/kota lainnya di Sumatera Barat.

Ini telah dituangkan dalam visi dan misi pemerintah daerah yang direalisasikan dalam bentuk RPJMD pemerintah.

Dari upaya tersebut, Solok Selatan pun saat ini sudah mencapai perkembangan yang baik, mulai dari Indeks Pembangunan Manusia yang meningkat dari 69,21 Point tahun 2021 menjadi 69,71 Point pada tahun 2022.

Peningkatan ini diikuti oleh peningkatan indikator pendukung nya seperti di sektor pendidikan rata-rata lama sekolah meningkat dari 8,32 tahun menjadi 8,41 tahun, Harapan Lama Sekolah meningkat dari 12,72 tahun menjadi 12,73 tahun.

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi Ingatkan Pejabat Pengadaan Pemprov Sumbar

Kemudian, indikator Angka Harapan Hidup mengalami peningkatan dari 68,01 tahun menjadi 68,38 tahun. Di sektor kesejahteraan masyarakat indikator pengeluaran perkapita disesuaikan mengalami peningkatan dari Rp 863.916 orang/bulan menjadi Rp 880.000,- orang/bulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *