Kisah Petualangan Malam Melawan Banjir, Lampu Mati, Warga Berjuang di Solok Selatan

Kisah Petualangan Malam Melawan Banjir, Lampu Mati, Warga Berjuang di Solok Selatan
Sebagian wilayah Solok Selatan direndam banjir.

Solok Selatan, Kurenah.com – Hujan yang tak berhenti sejak Sabtu (9/12/2023) sore, menyebabkan sejumlah kecamatan di Solok Selatan tergenang banjir, termasuk daerah Sungai Pagu, Pauh Duo, dan KPGD pada hari yang sama.

Selain genangan air yang merata, padamnya lampu penerangan listrik PLN membuat warga merasa kesulitan.

Informasi terkini menyebutkan bahwa hujan lebat masih terus mengguyur sebagian kawasan tiga kecamatan, sementara beberapa wilayah juga mengalami pemadaman listrik.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) dan kepala Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Solok Selatan bersama-sama turun langsung ke lokasi banjir di Sungai Pagu, KPGD, dan Pauh Duo.

Kalaksa Novi Hendrix menjelaskan sejumlah rumah warga telah terendam air setinggi betis. Keadaan paling kritis terjadi di Jorong Rawang Nagari Pasir Talang Selatan, di mana air bah bahkan meluap hingga ke jalan nasional setinggi paha orang dewasa.

Baca Juga  Anak Penderita Jantung Bolong Mendapatkan Operasi di RS Jantung Harapan Kita

Di Jorong Kampung Palak, air sudah mulai masuk ke rumah-rumah warga, bahkan ada yang mengungsi ke rumah tetangga. Situasi lebih parah di Jorong Kampung Terandam karena daerah tersebut berada di muara sungai.

Hingga saat ini, sejumlah anak sungai, termasuk Sungai Batang Bangko dan Suliti, masih berstatus waspada karena debit air mengalami kenaikan yang signifikan.

Novi Hendrix menyatakan pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi bersama PMI, relawan, wali nagari, dan jorong untuk mengantisipasi dampak buruk banjir yang mungkin terjadi malam ini.

Baca Juga  Solok Selatan Rumuskan Master Plan Smart City

Dia juga mengimbau kepada warga di lokasi rawan banjir untuk tetap waspada, menjaga kondisi, dan terus memonitor situasi. (alwis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *