Wuiss Mantap, Permainan Cak Bur Difestivalkan di Batusangkar

Wakil Bupati Tanah Datar, Richi Aprian memukul gendang.
Wakil Bupati Tanah Datar, Richi Aprian memukul gendang.

Tanah Datar, Kurenah.com – Permainan Tradisional Cak Bur, difestivalkan di Batusangkar. Digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Tanah Datar.

Didukung Emersia Hotel Batusangkar, Kamis (2/3/2023) di Emerone Batusangkar.

Wakil Bupati Richi Aprian menyampaikan di Bumi Minangkabau ini memiliki banyak permainan tradisional yang diwariskan secara turun temurun, salah satunya permainan tradisional Cak Bur.

“Permainan Cak Bur termasuk dalam perlindungan OPK, ini patut kita dukung untuk melestarikan permainan tradisional yang diwariskan secara turun temurun di Minangkabau,” ucapnya.

Pemerintah daerah terus mendukung permainan tradisional Cak Bur. Ini bisa menggema kembali sebagai olahraga rekreasi populer yang didalamnya memiliki nilai filosofi diantaranya kebersamaan, dan kerjasama serta semangat gotong royong yang patut dilestarikan, sesuai amanat Undang-undang RI nomor 5 tahun 2007 tentang Pemajuan Kebudayaan, ungkap Wabup Richi yang juga menjabat sebagai Ketua KORMI Tanah Datar.

Baca Juga  Gerakan Tanah Datar Menulis, 225 Guru Hasilkan Tulisan Terbaiknya

Wabup Richi tambahkan, permainan tradisional cak bur dan lainnya patut untuk dilestarikan agar tidak tergerus zaman. Tanah Datar adalah pusek jalo punpunan ikan dengan beragam permainan tradisional, untuk itu mari kita munculkan kembali permainan tradisional,” ajaknya.

“Ini perdana di Sumatera Barat bahkan nasional, kita berharap dengan permainan Cak Bur ini nantinya dapat menghindarkan anak-anak dari pengaruh negatif gadjet dan dapat dijadikan permainan rutin bahkan dapat untuk mensukseskan program unggulan satu nagari satu ivent,” pungkasnya.

Sementara itu, GM Emersia Hotel Batusangkar Andi Setia Budi, sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan festival Cak Bur dan siap mendukung, karena melestarikan budaya yang ada di Tanah Datar dan dengan harapan rutin dilaksanakan setiap tahun.

Baca Juga  Membangun SDM Tidak Segampang Membalikan Telapak Tangan

Sebelumnya Ketua Pelaksana Festival Cak Bur Abrar, mengatakan festival ini dilaksanakan dalam rangka melestarikan dan menggiatkan kembali permainan tradisional.

Dikatakannya, festival ini diikuti oleh sebanyak 32 UPT SD yang diawali dari kecamatan Lima Kaum mulai dari tanggal 2-9 Maret 2023 mendatang. (farid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *