‘Mutiara’ Pesisir Selatan Merangkak Naik

'Mutiara' Pesisir Selatan Merangkak Naik
Petani gambir menjemur bahan dagangannya.

Painan, Kurenah.com – Harga ‘mutiara’ gambir di tingkat petani di Pesisir Selatan terpantau naik.

Kenaikan harga gambir siap olah itu berkisar 22 ribu rupiah, dari 18 ribu menjadi 42 ribu rupiah per kilogram. Naiknya harga gambir olahan dan daun gambir ini merupakan kabar gembira bagi petani gambir di khusus Pesisir Selatan.

Wali Nagari Rawang Gunung Malelo, Aprizal, didampingi salah seorang toke gambir di Kecamatan Sutera Engki, Minggu (4/6/2023).

“Hari ini Alhamdulillah, naik 23-24 ribu rupiah per kilogram, dari harga sebelumnya 18 ribu, “ujarnya.

Naiknya harga gambir itu akan membuat ekonomi petani gambir jadi bergairah, sebab, selama ini harganya hanya bertahan sampai Rp23 ribu sampai 25 ribu per kilogram.

Baca Juga  Harga Gambir Naik, Petani Diminta Menjaga Kualitas Produknya

Kalau harganya 18 ribu buat petani tidak sebanding dengan pengeluaran pengelolaan. Tapi, kini harganya sudah di atas Rp40 ribu.

“Ahamdulillah, kita sebagai petani sangat senang, “ujarnya dengan sedikit senyuman manis.

Pedagang gambir di Kecamatan Sutera, Hengki (41) juga ikut senang dengan naiknya harga gambir ini.

Kenaikan harga pasar komoditi gambir ini sejak pertengahan april 2023 dan mudah mudahan bertahan hingga 2024 nanti.

Mudah mudahan stok di gudang pengambilan pembeli mutiara Pesisir Selatan ini tidak berbelit dengan harga merangkak naik ini. (baron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *