Jalan Menuju Lansano Putus, Bantuan Pemkab Dibutuhkan

Warga gotong royong memperbaiki jembatan
Warga gotong royong memperbaiki jembatan

Painan, Kurenah.com – Jalan menuju Muara Lansano terputus. Puluhan warga goro bersama untuk memperbaiki jembatan yang telah rusak sejak beberapa hari lalu. 

“Jalan rusak parah dan tidak bisa dilalui, mau tak mau kami harus goro untuk memperbaiki jembatan tersebut,” tutur Irwan salah seorang warga setempat.

Jembatan itu akses utama nelayan di Kecamatan Sutera, apabila hendak ke Muara Lansano, dan juga akses utama pengendara membawa hasil tangkap ikan dari Muara Lansano, setiap pagi, ungkapnya.

Maka dari pada itu, para pemuda, warga dan nelayan berserta pemerintah nagari saling bahu membahu untuk memperbaiki jembatan yang sudah rusak tersebut.

“Alhamdulillah sekarang sudah bisa dilewati dan ini kami lakukan dengan swadaya dengan peralatannya seadanya dan kami kumpulkan secara sumbangan serta partisipasi masyarakat dan nelayan,” tuturnya. 

Baca Juga  440 Siswa di Pessel Terancam Batal Terima Bantuan PIP, Ini Penyebabnya

Wali Nagari Lansano Taratak, Nopen Hendri mengatakan, goro bersama warga ini sudah dimulai sejak kemarin dan sampai hari ini.

Itu dilakukan supaya akses menuju Muara Lansano Taratak dapat dilalui seperti biasa. Bila dibiarkan berlarut-larut maka nelayan di sini akan sulit mencari nafkah.

Jembatan tersebut sudah rusak semenjak 2020 lalu, dan warga sudah berkali-kali memperbaikinya.

Berdasarkan informasi terbaru, tambah wali, jembatan ini bakal diperbaiki dalam tahun ini oleh pemerintah daerah melalui dinas PU. Tapi kita masih menunggu muda-mudahan secepatnya,” harapnya. 

Secara terpisah, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pessel, Devitra Samsu Radini mengatakan, jembatan menuju Muara Lansano Taratak bakal diperbaiki tahun ini. 

Baca Juga  Ampiang Parak Siap Jadi Nagari Tangguh Bencana

“Semoga tahun ini diperbaiki dari dana pokir salah seorang anggota DPRD dapil III. Berapa total biayanya dan pasti bulannya saya lupa. Pokonya pasti di dalam tahun ini,” ujar kadis. (ind)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *