Raja Alam Surambi Sungai Pagu Dikukuhkan, Ini Harapan Lisda Hendrajoni

Raja Alam Sungai Pagu Dikukuhkan
Yang Dipertuan Tuanku Rajo Malenggang dari suku Sikumbang, Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu, dikukuhkan.

Solok Selatan, Kurenah.com – Lisda Hendrajoni hadiri pengukuhan Raja Alam Surambi Yang Dipertuan Tuanku Rajo Malenggang, dari suku Sikumbang, Sungai Pagu, Solok Selatan.

Tuanku Rajo Malenggang merupakan salah seorang raja dari empat raja yang memimpin di Alam Surambi Sungai Pagu. Edi Susanto didaulat sebagai raja pada Minggu (19/2/2023) menggantikan raja sebelumnya yang telah wafat.

Dalam prosesi pengukuhan tersebut dihadiri Rajo Alam Minangkabau, Sultan M Farid Thaib Tuanku Abdul Fattah, serta sejumlah penghulu dari berbagai kaum, para perangkat adat dan para bundo kandung, serta Forkopimda dari Kabupaten Solok Selatan.

Anggota Komisi X Lisda Hendrajoni juga tampak hadir dalam kegiatan pengukuhan tersebut, yang juga mendapat gelar “Mintuo” karena bersuamikan Hendrajoni yang memiliki gelar Datuk Bando Basau dari suku Sikumbang.

Sebagai anggota Komisi X yang juga merupakan mitra dari Kemendikbudristek, Lisda mengaku sangat bangga dengan adat budaya minangkabau yang terus dilestarikan oleh masyarakat minang.

Lisda juga menyebut budaya dan sejarah harus terus mendapatkan tempat, agar tak lekang oleh usia dan waktu, sehingga dapat terus dilestarikan, dan menjadi adat budaya yang tak lekang oleh panas dan tak lapuk oleh hujan.

“Selaku anggota DPR RI dari Sumatera Barat yang saat ini bertugas di Komisi X membidangi Kebudayaan, saya sangat bangga dengan Adat Budaya Minangkabau, yang terus dilestarikan secara turun temurun. Tentunya kami akan memberikan ruang seluas-luasnya, untuk berdikusi ataupun memperjuangkan berbagai pelestarian budaya di Indonesia, khususnya Adat Budaya Minangkabau,” ujar Lisda yang hadir menggunakan baju kurung lengkap dengan Tingkuluak.

Baca Juga  Jaringan Internet Putus, Mayatama Solusindo Terkesan Cuek

Srikandi Partai Nasdem tersebut, juga mengucapkan selamat atas dikukuhkannya Edi Susanto yang dipertuan Tuanku Rajo Malenggang, sebagai raja dari Kaum Suku Sikumbang Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu.

“Selamat atas didaulatnya yang dipertuan Edi Susanto Tuanku Rajo Malenggang, sebagai pucuk pimpinan pada kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu. Semoga ke depan dapat menjalankan amanah dan tugasnya sebagai seorang raja dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Rajo Alam Minangkabau Sultan M Farid Thaib Tuanku Abdul Fattah berpesan agar peran raja yang didaulat dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta anak kemenakannya, dan menjalankan tugas sesuai dengan Adat basandi sara’, sara basandi kitabullah, dengan mengesampingkan kepentingan pribadi.

Ini merupakan penobatan kedua di Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu yang dikenal dengan rajo nan barampek. Dengan ini berarti masih kurang dua orang lagi raja agar rajo nan barampek dari Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu dapat terpenuhi.

“Kami berpesan agar amanah yang diemban oleh Tuanku Rajo Malenggang dapat dijalan sebaik mungkin sesuai dengan adat minangkabau dan bermanfaat bagi kaum, masyarakat serta anak kemanakan, “ujar Rajo Alam Minangkabau.

Usai dinobatkan sebagi raja, Edi Susanto Tuanku Rajo Malenggang berencana akan langsung mengumpulkan para kaum ninik mamak, untuk membicarakan segala hal kepentingan kaum, agar amanah yang ia emban dapat terlaksana dengan baik, serta dapat dirasakan oleh kaum.

Baca Juga  Sumatera Barat Mulai Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

“Kami mengucapkan rasa terima kasih kepada Rajo Alam Minangkabau Kerajaan Pagaruyuang yang telah mengukuhkan kami sebagai yang dipertuan Tuanku Rajo Malenggang, sekaligus kepada kaum Suku Sikumbang Alam Surambi Sungai Pagu yang telah mempercayakan amanah ini kepada kami sebagai pucuk pimpinan.

Ke depan kami akan mengumpulkan para ninik mamak, cadiak pandai serta alim ulama dan bundo kanduang, untuk membicarakan segala hal untuk kepentingan Kaum,” ujarnya.

Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu dipimpin oleh empat raja yang dikenal dengan rajo nan ampek, berasal dari ampek suku, yakni Sikumbang, Kampai, Panai, dan Melayu. (ind)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *