Agam  

Bupati Agam Sampaikan Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2023, Belanja Daerah Meningkat

Bupati Agam Sampaikan Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2023, Belanja Daerah Meningkat
Bupati Agam, Andri Warman.

Lubuk Basung, Kurenah.com – Bupati Agam, Andri Warman, menyampaikan nota pengantar rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan rancangan perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2023.

Nota pengantar itu disampaikan bupati dalam rapat paripurna DPRD Agam, Senin (21/8/2023).

Dikatakan, penyusunan rancangan perubahan KUA-PPAS berpedoman pada perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2023.

Rancangan perubahan KUA-PPAS 2023 didasarkan atas beberapa hal diantaranya hasil evaluasi atas kinerja program, kegiatan dan pendanaan sampai Triwulan II tahun 2023.

Evaluasi ini mengharuskan perubahan KUA diantaranya perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kerangka pendanaan APBD yang ditetapkan sebelumnya.

Ini mencakup perubahan asumsi ekonomi makro yang telah disepakati terhadap kemampuan fiskal daerah. Kemudian, perubahan target indikator kinerja daerah berdasarkan hasil evaluasi.

Pertimbangan selanjutnya, mengakomodir pergeseran yang telah dilakukan sebelumnya. Kemudian, hasil audit yang menetapkan sisa lebih tahun anggaran 2022 yang bisa digunakan kembali.

Baca Juga  Tujuh Amalan yang Menemani Manusia hingga Shiratal Mustaqim, Simak di Sini

Sebagaimana sudah ditetapkan, komposisi APBD 2023 yakni pendapatan sebesar Rp1,4 triliun. Belanja sebesar Rp1,5 triliun.

Penerimaan pembiayaan berupa SiLPA tahun 2022 sebesar Rp97 miliar lebih dan pembiayaan pengeluaraan berupa penyertaan modal pemerintah daerah sebesar Rp5 miliar.

Berdasarkan evaluasi pelaksanaan APBD 2023 kondisi Semester I, terdapat beberapa hal yang perkembangannya perlu disesuaikan antara lain SiLPA 2022.

Dikatakan, secara total SiLPA 2022 berjumlah Rp65,3 miliar lebih. Namun, setelah dikelompokan, Rp55 miliar lebih merupakan SiLPA yang tidak bisa digunakan dengan bebas oleh daerah.

Kemudian Rp10,2 miliar lebih dari SiLPA tersebut yang bisa digunakan untuk menutup defisit pada rancangan perubahan KUA-PPAS 2023, ujar bupati.

Begitu juga belanja daerah dalam rancangan perubahan KUA-PPAS 2023 mengalami peningkatan menjadi Rp1,6 triliun. Sebelumnya, Rp1,5 triliun.

Baca Juga  Bupati Agam Minta Dukungan Kepala BNPB Tangani Bencana Alam

Disisi pembiayaan, pengeluaran pembiayaan daerah yang semula diprediksi Rp5 miliar, pada rancangan perubahan KUA-PPAS 2023 tidak mengalami perubahan.

Sementara pendapatan daerah pada rancangan perubahan KUA-PPAS 2023 juga mengalami pergesaran. Semula diproyeksi Rp1,4 triliun menjadi Rp1,5 triliun.

Jumlah PAD yang semula sebesar Rp210 miliar lebih menjadi Rp274 miliar lebih. Pendapatan transfer semula Rp1,2 triliun menjadi Rp1,26 triliun. (vn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *