Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo Ajak Masyarakat Maninjau Menauladani Ulama

Subuh Berjemaah
Bachtiar Chamsah, saat subuh berjamaah di Masjid Raya Bayua, disaksikan Mantan Panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantyo dan Bupati Agam, Andri Warman. | Foto rakyatterkini.com

Bayua, Kurenah.com – Masyarakat salingka Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya menggelar sidang pengajian bertajuk Subuh Berjamaah, Minggu (29/1/2023).

Pengajian yang digelar di Masjid Raya Bayua itu menghadirkan tokoh-tokoh nasional.

Diantaranya, Mantan Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo.

Selanjutnya terlihat juga mantan Menteri Sosial periode 2001-2009, Bachtiar Chamsyah yang juga merupakan putra Bayua.

Bupati Agam, Andri Warman, menyampaikan rasa bangganya terhadap warga selingkaran Danau Maninjau yang telah meramaikan masjid.

Bupati juga bangga memiliki tokoh nasional sekelas Bachtiar Chamsyah yang masih aktif dan peduli dengan kampung halaman.

“Pak Bachtiar Chamsyah merupakan tokoh nasional kebanggaan Maninjau, putra beliau juga seorang legislator yang banyak berbuat untuk kampung halaman,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, bupati juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo yang telah meluangkan waktu ke Tanjung Raya.

Baca Juga  FGD Manfaat Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka, Implementasikan 10 Objek Pemajuan Kebudayaan

“Selamat datang di Kabupaten Agam Pak Gatot, terima kasih sudah menyapa warga di Kecamatan Tanjung Raya ini,” ucap bupati.

Sementara itu, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo saat memberi tausiah singkat seputar kebangsaan menyebut, Tanjung Raya adalah negeri pahlawan nasional. Pasalnya, sederet pahlawan nasional berasal dari daerah itu.

Gatot Nurmantyo juga mengajak jamaah untuk menauladani para ulama. Selain itu, masyarakat Maninjau juga diajak berbuat untuk negara dan bangsa, sekecil apapun itu.

Ia mengisahkan perjuangan seekor burung pipit yang berupaya memadamkan api yang akan membakar Nabi Ibrahim AS.

“Artinya sekecil apapun perbuatan kita niatkan untuk keselamatan bangsa, minimal dengan mendoakan yang terbaik untuk bangsa dan negara,” ucapnya.

Baca Juga  Walikota Solok Awali Rakor OPD dengan Subuh Berjamaah

Bachtiar Chamsyah menambahkan, menurutnya masyarakat Tanjung Raya sangat menjunjung NKRI dan juga kritis.

“NKRI harga mati bagi masyarakat Tanjung Raya, ini dibuktikan dengan tersebarnya warga setempat di sejumlah negeri di nusantara. (vn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *