Agam  

Keluarga Besar IKLA Salurkan Bantuan pada Korban Bencana Longsor Tanjung Raya

Keluarga Besar IKLA Salurkan Bantuan pada Korban Bencana Longsor Tanjung Raya
Salurkan bantuan.

Agam, Kurenah.com – Keluarga besar Ikatan Keluarga Luhak Agam (IKLA) salurkan bantuan untuk korban bencana longsor di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu (5/8/2023).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua IKLA Riau AKBP (Purn) Muhammad Hanafi kepada Bupati Agam, diwakili Kalaksa BPBD Agam Bambang Warsito di aula kantor Walinagari Tanjung Sani.

Penyerahan bantuan dari perantau itu dihadiri Camat Tanjung Raya, Roza Syafdefianti, Kapolsek, Iptu Muzakar, Walinagari Tanjung Sani, TKSK, wali jorong, dan perwakilan korban bencana.

Ketua IKLA Riau, Muhammad Hanafi mengatakan bantuan dana yang diserahkan itu merupakan wujud peduli dari para perantau di Riau untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana longsor di Kecamatan Tanjung Raya.

“Ini bentuk kepedulian kami terhadap sanak saudara yang menjadi korban longsor di Tanjung Raya. Semoga ini bisa menjadi ‘sitawa sidingin’ atau penyejuk bagi korban terdampak,” kata Muhammad Hanafi kepada wartawan, Sabtu.

Ia mengatakan, bantuan tersebut berasal dari sumbangan kalangan perantau di berbagai daerah di Provinsi Riau yang sengaja dikumpulkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

“Bantuan ini kami kumpulkan dari perantau mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten hingga provinsi. Untuk jumlahnya bervariasi di setiap perwakilan organisasi IKLA, karena sampai sekarang masih proses penggalangan, dan dijadwalkan Minggu besok disalurkan untuk korban,” jelasnya.

Baca Juga  30 Tahun Pemindahan Ibukota Agam ke Lubuk Basung, Bagaimana Perkembangan Kotanya?

Sementara itu, Bupati Agam diwakili Kalaksa BPBD Agam Bambang Warsito mengucapkan terimakasih kepada para perantau yang sudah memberikan bantuan untuk para korban bencana longsor. Bantuan itu nantinya akan segera disalurkan bagi korban longsor di Nagari Tanjung Sani dan Koto Malintang.

“Atas nama Pemkab Agam, kami mengucapkan terima kasih kepada IKLA Riau yang sudah peduli memberikan bantuan untuk korban longsor. Semoga kehadiran rombongan dan bantuan yang diberikan bisa menjadi penyejuk bagi korban,” katanya.

Diceritakan, bahwa bencana longsor yang melanda 2 nagari di Kecamatan Tanjung Raya itu terjadi pada Kamis (13/7) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Bencana itu mengakibatkan akses jalan Bukittinggi – Lubukbasung putus total beberapa sekitar 12 jam karena material longsor menimbun jalan provinsi di Jorong Muko- Muko.

Selain itu, akses jalan lingkar Danau Maninjau juga mengalami putus total selama satu pekan karena banyaknya titik longsor yang menimbun badan. Sehingga mengakibatkan ratusan warga Nagari Tanjung Sani terisolir.

Bencana longsor juga memakan korban jiwa setidaknya 2 orang warga Jorong Pantas yang merupakan pasangan suami istri.

Baca Juga  Raih Medali, Khalisa Anak Hebat dari Lubuk Basung

Pihaknya mencatat, data sementara rumah warga yang rusak tercatat sebanyak 66 unit dengan rincian 40 unit rusak berat, dan 26 rusak sedang.

Untuk membantu kebutuhan makanan korban terdampak, Dinas Sosial Agam mendirikan dapur umum di Posko Utama Tanggap Darurat di Taman Muko -Muko. Penyaluran bantuan makanan untuk korban sempat melalui jalur danau menggunakan kapal speed boat, lantaran akses jalan saat itu tertutup longsor.

Pemerintah Kabupaten Agam juga telah menetapkan status tanggap darurat bencana di Kecamatan Tanjung Raya sejak 14 sampai 27 Juli 2023. Kemudian status tersebut kembali diperpanjang dari tanggal 28 sampai 10 Agustus mendatang. (vn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *