Pembangunan Toilet SMPN 1 Pasaman Mangkrak, Kadisdik Beri Teguran

Pembangunan Toilet SMPN 1 Pasaman Mangkrak, Kadisdik Beri Teguran
Pembangunan toilet dan sanitasi SMPN 1 Pasaman terbengkalai.

Simpang Empat, Kurenah.com – Pekerjaan pembangunan toilet dan sanitasi SMPN 1 Pasaman, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat mangkrak. Sejak beberapa pekan ditinggal kontraktornya.

Kepala Sekolah SMPN 1 Pasaman, Hayatul Muna, menyebutkan pembangunan toilet pada tiga titik di SMPN 1 Pasaman itu, sudah beberapa pekan tidak dikerjakan oleh kontraktor yang bersangkutan dan tidak ada penjelasannya.

“Benar proyek toilet dan sanitasi ini terbengkalai, kita sudah melaporkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Pasaman Barat, bagaimana kondisinya sekarang untuk dicarikan solusinya,” ujar Hayatul Muna.

Pihak sekolah, hanya pihak yang menerima manfaat dari proyek yang bersumber dari dana Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023 tersebut, dengan kontrak Rp447.213.229 oleh pelaksananya CV Asyifa Berkah Mandiri yang beralamat di Pekanbaru.

“Total dana dari DAK untuk SMPN 1 Pasaman tahun 2023 yang kita terima sebesar Rp2,5 Miliar pada beberapa titik kegiatan, diantaranya rehab gedung labor, ruang majelis guru yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan.

Ruang labor dan ruang majelis guru tak ada masalah. Kita tentu berharap semua dana DAK yang diterima pihak sekolah untuk sarana dan prasarana SMPN 1 kita ini agar bisa dimanfaatkan oleh 900 siswa-siswi dan semua warga sekolah, sesuai jadwal atau perencanaan,” harap Hayatul Muna.

Baca Juga  Pelabuhan Teluk Tapang Pintu Laut Menuju Dunia

Berdasarkan pantauan Rakyatterkini.com, saat ini kondisi proyek toilet itu hanya ada tiang-tiang besi yang sebagian kecil dicor dan sloof bawah, pemasangan paralon, dan pasangan dinding bata beberapa bagian, serta penggalian lubang septic tank dalam kondisi masih galian tanah.

Pada plang merek tertulis Surat Perintah Kerja Nomor 425/006/SPK Tender/Disdik/2023 Tanggal 19 Juni 2023 dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender, dengan Pelaksana CV Asyifa Berkah Mandiri.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasaman Barat Agusli, ketika dikonfirmasi Rakyatterkini.com, Minggu, (3/9/2023) membenarkan terbengkalainya pembangunan toilet dan sanitasi DAK Tahun 2023 tersebut.

Dia menyebut pelaksanaan kegiatan tersebut, melalui proses lelang pada Pokja ULP Setda Pemda Kabupaten Pasaman Barat.

Dia mengakui kegiatan itu saat ini progresnya terlambat dari scedule (jadwal) yang telah direncanakan.

“Konsultan pengawas bersama Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) telah melaksanakan tahapan peringatan dan teguran tertulis terhadap penyedia (kontraktor) untuk teguran ke-2 kali,” jelas Agusli.

Baca Juga  Tuntutan Korban Gempa Kajai Dijawab Bupati Pasbar: 'Tunggu Saja Proses Verifikasi'

Menurut Agusli, kalau tak ada juga respon positif dalam hal percepatan pengerjaan dari penyedia jasa, maka kita akan dilakukan putus kontrak dalam pekan ini. Tentu jika putus kontrak akan diiringi dengan tahapan pencairan jaminan uang muka dan jaminan pelaksanaan dan penyedia jasa akan masuk daftar hitam rekanan.

“Ya untuk selanjutnya kita akan konsultasikan dengan bagian AP (administrasi pembangunan) Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat tentang teknis kelanjutan pembangunan tersebut, agar tahun ini kegiatan tersebut tetap bisa selesai,” kata Agusli. (Junir Sikumbang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *