Marc Marquez Kesulitan Mengejar Rekor Valentino Rossi di MotoGP

Marc Marquez Kesulitan Mengejar Rekor Valentino Rossi di MotoGP
MotoGP. | Foto Marco Bertorello/AFP

KURENAH.COM – Setelah meraih kemenangan di MotoGP 2019, Marc Marquez awalnya diyakini mampu menyamai dan bahkan melampaui rekor Valentino Rossi. Namun, hal tersebut terbukti lebih sulit diwujudkan daripada yang diperkirakan.

Pada MotoGP 2019, Marquez tampil luar biasa. Ia selalu finis di posisi dua besar, kecuali dalam seri MotoGP Amerika Serikat di mana ia mengalami kecelakaan saat memimpin jauh dalam balapan.

Saat itu, Andrea Dovizioso menjadi pesaing utama, namun tidak mampu mengancam dominasi Marquez. Oleh karena itu, rekor Rossi benar-benar terancam oleh Marquez.

Bahkan dalam seri pembuka MotoGP 2020, Marquez yang sempat terdampar di urutan belakang dengan mudah mendahului pembalap-pembalap di depannya dan kembali ke barisan depan. Sayangnya, kecelakaan di MotoGP Spanyol menjadi titik awal petaka.

Marquez berusaha bangkit dengan cepat dan berpartisipasi dalam MotoGP Andalusia, tetapi justru memperburuk kondisi cederanya. Sejak saat itu, Marquez terus menjalani serangkaian operasi dengan bahu yang tidak kunjung pulih sepenuhnya.

Baca Juga  Jenderal Rusia Sergei Surovikin Dicurigai Terlibat dalam Pemberontakan dan Afiliasi dengan Wagner Group

Setelah tiga musim berlalu, Marquez awalnya yakin bahwa kondisinya akan pulih sepenuhnya musim ini. Sayangnya, ia sering mengalami kecelakaan yang menyebabkannya absen dari balapan pada hari Minggu.

Rekor Rossi yang semula tampak dapat dicapai oleh Marquez kini semakin menjauh. Ada beberapa faktor yang menghambat upaya Marquez untuk mengejar rekor Rossi.

Performa motor Honda saat ini menurun drastis. Bahkan pembalap selain Marquez juga kesulitan tampil konsisten dengan motor Honda.

Selain itu, kondisi kesehatan Marquez penuh dengan cedera. Meskipun berusia 30 tahun, Marquez harus berjuang keras untuk mencapai kebugaran fisik 100 persen.

Dalam hal kebugaran fisik, para pembalap muda ini memiliki keunggulan dibandingkan Marquez.

Dominasi di MotoGP saat ini dikuasai oleh para pembalap Ducati. Motor Ducati hingga saat ini tidak dapat ditandingi oleh pabrikan lainnya.

Baca Juga  Warga Sijunjung Disekap dan Disiksa di Myanmar, Ini Curahan Hati Sang Ibu

Masa depan Marquez di Honda saat ini juga menjadi tanda tanya. Kontraknya dengan Honda akan berakhir pada akhir musim MotoGP 2024, namun situasi yang kurang kompetitif membuat keputusan kedua belah pihak sulit untuk ditebak.

Kemungkinan Marquez untuk pindah dari Honda ke Ducati demi mendapatkan motor yang lebih kompetitif juga terlihat kecil. Ducati memiliki banyak pembalap potensial yang masih muda, sehingga mereka tidak sepenuhnya membutuhkan Marquez sebagai pembalap baru. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *